21/06/06
INDONESIA-Qoe
17/06/06
"filsafat"
"Filsafat adalah upaya manusia dan keseluruhan lingkungan untuk memperoleh jawaban-jawaban dengan metode radikal, integrital, kritis, reflektif, dan sistematis"
Sebelumnya saya pribadi meminta maaf apabila dalam tulisan-tulisan ini terdapat kesalahan dan kekurangan semua tulisan ini bersumber dari kajian-kajian persemayamanku dan referensi buku-buku yang telah ada serta saya pribadi kebetulan tidak mendalami ilmu ini; karena dengan cinta maka saya memberanikan diri menulis konsep ini. Sejatinya tidak ada kebenaran yang bersifat mutlak; kebenaran yang mutlak adalah kebenaran yang ada pada si"doi" diatas
Memang, sebuah kata berlebel filsafat adalah sesuatu yang unik. Filsafat sangat berjasa dalam menjawab berbagai pertanyaan serta mengasah daya kritis seseorang. Dari sejarah kita dapat membaca kontribusi para filusuf-filusuf seperti Plato, Aristoteles, Karl Marx, Rene Descartes, Thomas Aquinas, Imanuelt Khan, Hagel, Ibnu Rush, Ali Syariati, Ibnu Sina, dan sebagainya dan sebagainya, bahkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern membawa pengaruh begitu besar dari filsafat sehingga turut menyumbangkan banyak manfaat untuk perkembangan dunia.
Namun di salah satu pihak, seperti orang tua saya. Filsafat dianggap sebagai racun yang bisa menyesatkan, bisa membuat orang gila bahkan memurtadkan agama seseorang dan selama ini saya membantah hal itu entah karena subyektifitas yang ada pada diriku. Ku menyebutnya"sabda dari persemayamanku" karena letaknya berada dalam area pandangan dunia, maka filsafat rawan dengan perang pemikiran. Tak kurang seseorang dari Al Ghazali sempat berseteru dengan Ibnu Sina dan berakhir degan kesimpulan mengharamkan filsafat. Baru kemudian datang Ibnu Rushd dengan mencairkan kebekuan dalam bukunya "kesesatan dalam kesesatan"
Sumber utama "perkelahian" itu adalah sumber yang berlainan. Satu berdasarkan pada Al-Quran dan Hadist dalam konteksnya (konseptualis) dan lainnya berdasarkan menyandarkan pada akal manusia.
Sebenarnya dari berbagai mahzab yang dipakai hingga kini adalah perpaduan antara tindakan dan mendorong penalaran semua wujud yang tampak dari penalaran rasionalitas, rasio dan syariat akan bertemu pada satu titik tanpa adanya konflik, bahkan saling mendukung dan menempatkan posisinya masing-masing dan saling mencintai.
Filsafat adalah "sejenis makanan" yang sangat dekat dengan keseharian kita. Setiap orang pasti sering bertanya dan bertanya tentang sesuatu. Pertanyaan seperti mengapa aku ada? Siapa Aku? Apa itu kebenaran? Apakah Ada Tuhan? Terkadang muncul diluar ketidakberdayaan kita di area pemikiran. Ketika kita terus bertanya dan bertanya maka secara tidak langsung kita telah berfilsafat. Karena azasinya manusia selalu menghadapi permasalahan dan berusaha mengatasinya dengan pemikiran. Dan terkadang manusia selalu mengsekte-sekte apakah itu benar salahnya. baik dan buruk, dan sebagainya.
Dengan sebuah filsafat setidaknya kita dapat memecahkan suatu masalah dan menambah daya kritis kita dalam menyikapi persoalan hidup. Lebih dari itu kita dapat mendalami kajian-kajian spiritual kita dalam menyikapi tentang adanya tuhan. Mengetahui pemikiran-pemikiran manusia barat seperti Karl Marx dan keloninya, menyelami pemikiran filusuf islam seperti Ali Syariati dan lainnya.
VIQAROLOGI "sebagian potret mahasiswa"
Sedangkan kelompok lainnya adalah favorit dan trandsetter bagi yang lainnya. Dunianya hanya dipenuhi hedonitas, hura-hura, mencari kesenangan belaka. Ada image yang tidak mengkuti gaya mereka sekarang ketinggalan jaman dan norak. Mungkin kelompok ini tidak tahu tujuan mengapa mereka melanjutkan kuliah, kecuali karena "memang sudah semestinya kuliah","buat nyari kerja" atau "buat gaul".
Maka terjadilah pengotak-ngotakan di kampus. Anak babe, Anak Mushala, Anak gaul, kutu buku, anak rohis, aktivis kampus dan sebagainya- dan sebagainya. Anak Senat menjadi ajang "pertempuran idiologis" mereka masing-masing. Kelompok pertama menuduh anak gaul tidak bermoral, bodoh, suka menghabiskan uang orang tua, kerjaannya cuma nongkrong dan tidak punya tujuan mulia. Kelompok kedua menuduh si kutu buku sebagai orang yang tidak bisa bersosialisasi, egois, berinteraksi dengan sebayanya.
Mungkin dikotomi ini terkesan ekstrim dan ada simplifikasi bila melihat dari kacamata massa kini. Tapi, pernah ada masa seperti itu dan sisanya masih ada sekarang.
Tentu saja ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Si kutu buku lebih pintar dalam konsepnya dan ada kecendrungan mempunyai "moral" yang baik. Doi juga penurut dan baik hati. Tetapi umunya mereka hanya pintar secara akademis, kurang pintar dalam memanfaatkan kepintaran dan memanfaatkan kepintarannya itu untuk orang lain. Buat apa ilmu kalau tidak dipergunakan untuk banyak orang dan mempunyai sosial skil yang rendah.
Sedangkan si anak gaul memang disukai oleh banyak orang. Umumnya humoris dan supel. Ngobrol dengan dia seakan tidak ada habisnya dan mengalir seperti air terus menerus. Tetapi cenderung citra negatif melekat pada dirinya ketika dalam wilayah kenakalan, pembangkan, pemalas, bodoh, manja, suka berpesta-fora. Kebanyajan rentan terhadap kenakalan tindak kriminal seperti narkoba dan seks bebas.
Dilapangan kedua sikap ini bisa berbaur dalam sebuah wadah yang namanya organisasi kemahasiswaan. Misalnya Himpunana Mahasiswa Jurusan, Senat Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa dan sebagainya. Ternyata menurut hemat saya, kita bisa cerdas secara akademis juga cerdas dalam pergaulan karena tidak bisa dipungkiri bahwa ketika kita terlibat dan menyatu pada sebuah organisasi maka dengan sendirinya akan melekat rasa solidaritas sesamanya sehingga terbentuklah pergaulan yang baik.
Memilih salah satu kelompok rasanya kurang bijak karena keduanya ada dititik ekstrim. Ada baiknya keseimbangan keduanya diperhatikan.
Ada kisah menarik tentang seorang lulusan perguruan tinggi yang mencari pekerjaan. Orang yang hedonist dan hanya dalam basis anak gaul, biasanya susah mencari pekerjaan kalaupun ada paling didalamnya ada unsur koneksitas. Sedangkan si kutu buku biasanya gampang mencari pekerjaan karena orientasi bursa kerja adalah cerdas akademis yang diwakili oleh Indeks Prestasi (IP).
Tetapi dalam sintesa keduanya bisa kalah oleh anak gaul yang cerdas dan setidaknya mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi kemahasiswaan. Karena biasanya, aktivis mempunyai keahliah khusus yang tidak didapat dalam bangku kuliah ataupun konsep si kutu buku. Orang menjadi cerdas, kadangkala karena hidden curriculum (Kurikulum tersembunyi) yang ada dalam berbagai diskusi dan obrolan hangat sesamanya. Apalagi kalau ia mendalami salah satu atau banyak keahlian misalnya jurnalistik dan mendapat banyak kenalan dan koneksi orang sukses.
Satu lagi yang perlu ditekankan. Adalah sangat wajar ketika kita menjadi nakal. Nakal kultural, nakal sosial, dan nakal intelektual. Dan, adalah wajar ketika kita menjadi orang yang radikal, emoosional, idealis,dan pemberontak. Justru karena sifat seperi itulah, gerakan mahasiswa dipandang secara terhormat sebagai salah satu agent of control, agent social. Mengutip Nurcholis Madjid (Cak Nur) "Wajar mahasiswa menjadi "kiri" dan wajar setelah lulus dan mapan, mereka menjadi "kanan". Kalau dari mahasiswa saja sudah menjadi pro status quo, bagaimana kalau sudah lulus dan mapan?"
31/05/06
"KADO DARI ISTIQLAL"

Istiqlal.....Memang sudah sewajarnya memiliki wajah kusam para penghuninya. Tak terkecuali Aku. Istiqlal merupakan tempat berkumpulnya sebagian karakter manusia mulai dari utara Malaysia, melewati Tarakan, agak ke kanan Ambon dan ke selatan Kendari serta paling bawah Bima. Mulai dari budaya "borro" ; "namanggo" (kayaknya Aku harus mencari bahasa daerah masing-masing untuk kata sombong, angkuh) sampai egois "sekke" ; "paipullu"
Gaya hidup anak kostan dalam lagu PHB (Pemuda Harapan Bangsa) dengan judul Mahasiswa Rantau yang kurang lebih liriknya sebagai berikut :
Mahasiswa Rantau
Makan tak teratur
Senen makan selasa puasa...
Rabu ngutang eh kamis di baya...
Jumat lapar lagi sabtu ngutang lagi... minggu ngutang lagi
Senin balik lagi....
Pacar tiada duitpun tak punya....
Utang dimana-mana
Aku ini memang...,Mahasiswa Rantau.
Seperti itulah mungkin wajah penghuni Istiqal beberapa hari terakhir ; maklum tanggal tua.
Sebuah gejolak dan semangat serta iming-iming agar dapat menjadi manusia dengan konteks buku-buku kuliah untuk mempertahankan rasa lapar dengan cara teriak-teriak di "lorong" sebagai pelepas segalanya.
Sekedar gambaran Isitqlal merupakan nama sebuah kostan (pondokan) yang terdiri dari 40 kamar dengan dua lantai. Lantai atas ditempati oleh cewek-cewek seksi (biasanya hanya memakai handuk dengan toket kelihatan serta paha yang mulus) yang terbagi atas 2 sayap. Sayap kiri lebih "ekstrim" dibandingkan sayap kanan tetapi bisa statusnya disamakan ketika berbicara ke-cerewetan, caleda, seksnya tak terkecuali. Bahkan ada yang membawa cowok/pacarnya sampai seminggu untuk nginap dikamarnya. Ah tidak usah munafik kayaknya semua pernah membawa pacar dan menginapkannya serta mencicipi atau dicicipi dikamar masing-masing….betul-betul sebauh pencerminan biologis umur mahasiswa. Entahlah? Yang jelas nakal, liar, brutal dsb ... (untuk teman-teman di Istiqlal Aku pribadi minta maaf kalau sudah lancang untuk menuliskannya seperti it, tidak lain adalah sebagai pencerminan kita semua terhadap amruknya moral ah entah apa namanya kita bersama..... sekali lagi maafkan Aku semoga orang tua kalian tidak membacanya)
Lanjut. Kamar dibawah dihini oleh cowok-cowok sanggar, bolot, sok-lah terdiri; dari 20 kamar yang masing-masing 10 kamar bagian kiri dan 10 kanan dengan pintu masuk kamar saling berhadapan, sehingga terbentuklah sebuah lorong kecil tempat kami biasanya bercangkrama, parker motor serta teriak-teriak "anarkis" dengan berbagai bahasa masing-masing. Dalam satu sisi, komunitas pondokan lebih terlihat ke-sukuismenya disbanding dengan kost-kostan di Makassar. Efek dari ini (Sukuisme) sering menimbulkan konflik antar sesama penghuni pondok maupun dengan pondok lain.
Itulah mungkin gambaran singkat potret wajah pondokan tetapi lebih dari itu Aku ingin menulis betapa berharganya sebutir nasi ketika sama sekali tak memiliki uang.
Hidup ... Mungkin itulah hidup. Ya itulah hidup ... Aku baru sadar ternyata hidup itu memerlukan pengorbanan. Bayangkan saja dengan kiriman yang pas-pasan ditambah biaya hidup di Makassar mahal. Oh ia ... mungkin kalau hidup di Makassar lebih mahal dibandingkan kompleks pondokan perbandingannya kira-kira seperti ini:
Nasi ayam seporsi pondokan seharga Rp 3500,- dengan menu nasi sebanyaknya (terserah pembeli, mau seperti gunung bawakareang juga bisa), ayam (tinggal pilih ada ayam goreng, ayam kecap, ayam Pedas, dsb) serta sayur. Sedangkan kalau kita keluar kompleks pondokan (Kota Makassar) harga seporsi nasi ayam bisa mencapai Rp 7500,- dengan porsi nasi Cuma sekepalan tanggan (mana bisa kenyang apalagi biasanya kami makan cuma sekali sehari)
Ketika tidak mempunyai uang sama sekali, biasanya kami saling meminjam sesama teman yang memiliki kelebihan uangnya ataubiasanya kami memakai saldo listrik yang dibayar tiap bulannya atau alternative lainnya kami ngutang di warung depan tetapi untuk sekarang berlaku aturan "Utang Dibatasi, Harap Maklum" begitu bunyi tulisan yang terpampang ketika masuk warung depan tersebut. Jadi kalau utang sudah banyak lagian teman-teman juga sudah tidak mempunyai uang lebih untuk dipinjamkan ya... terpaksa harus menahan lapar dengan alternative lain seperti minum air gallon/ air kemasan mineral sebagai penganjal perut.
Aku ingat dahulu ketika masih kecil sampai SMU dikampung halamanku kota Palu, mau makan tinggal langsung menuju dapur; buka lemari tempat ikan plus sayur, ambil nasi di rice cooker trus makan didepan TV sambil nonton berita.
Sunggguh hal yang sangat-sangat kontradiksi dengan keadaanku sekarang. Merantau jauh-jauh ke "UNHAS" demi legitimasi dengan lingkungan kecilku, keluarga teman serta kota Palu.
Justru keadaan ini akan menjadi kenangan abadi dalam proses menuju kesempurnaanku. Bahkan sempat Aku berpikir sebenarnya perjuangan mahasiswa awalnya dikarenakan merasa senasib dengan rakyat miskin yang semakin bertambah di negeri ini.
26/05/06
Sebuah skenario percintaan
tersusun
Lewat kertas-kertas mungil
pengirim pesan
Kujepret
di sampul buku panduan bercinta
Aku perlu lilin lelehkan kebekuan hati
tali pengekang keengganan
dan madu pelumas ragu
Anggur-anggur
buah persetubuhan paling sensual
Kudapat dari swalayan
Masih dingin
kurasa embun freezer-nya
Ruang sempit
menjaga gerak hingga kita
selalu berimpitan
-kapan saat itu :
kujelajahi perut ranum
sebelum jam biologisku
berhenti berdetak?-
Kau Tidak Dapat Membayangkan Betapa Aku Menginginkan Dirimu
..........................................
Karena sepotong kata ;
cinta
20/05/06
LELAKI YANG SALAH
Kumpulan cerpen Laki-laki Yang Salah karya Lan Fang ini banyak bertutur mengenai kisah cinta yang salah, pilihan yang salah, dan harus berakhir dalam kepedihan yang dalam karena api cinta harus dipadamkan agar kesalahan tak terus berkepanjangan dan merusak cinta itu sendiri. Buku ini berisi 15 buah cerpen yang sebagian besar diantaranya pernah dipublikasikan di berbagai media cetak dalam rentang waktu antara 1997 hingga 2004. Walau tema yang disajikan dalam seluruh cerpen-cerpen dalam buku ini mengenai cinta, namun antara cerpen yang satu dengan yang lainnya menawarkan keragaman cerita dan dituturkan dalam dua gaya yang berbeda, ada yang pop, ada juga yang sastra sehingga pembaca tidak akan dibuat bosan untuk menikmati cerpen demi cerpennya.
Pada cerpen Laki-Laki yang Salah, yang dijadikan judul buku Kumpulan cerpen ini, Lan Fang menyuguhkan kisah cinta antara Pinkan, seorang penyanyi disebuah café dan Han, anak seorang pengacara terkenal. Tema cerpen ini sebenarnya sederhana dan klasik, Pinkan telah memilih laki-laki yang salah untuk melabuhkan cintanya, walaupun Han benar-benar mencintainya namun kisah cinta mereka kandas dan harus berpisah karena orang tua Han tidak merestuinya karena perbedaan status sosial antara keduanya cukup dalam. Setelah sekian lama berpisah akhirnya Pinkan dan Han bertemu, masing-masing membawa satu cerita yang harus diungkapkan malam itu juga. Walau tema cerpen ini sebenarnya sudah sangat umum namun yang membuat cerpen ini menarik adalah karena cerpen ini ditulis dengan dua sudut pandang yang berbeda dari dua tokoh tersebut. Secara bergantian dan menarik penulis menyajikan karakter dari kedua tokoh tersebut dalam bagian yang terpisah. Awalnya mungkin pembaca akan merasa jika cerpen ini memiliki dua kisah yang berbeda, namun lambat laun kedua tokoh ini akan bertemu membentuk sebuah rangkaian cerita yang menarik.
Selain kisah-kisah cinta yang realis pada buku ini, pembaca juga akan disuguhi sebuah cerita yang surealis yang menarik yang menggugat para penulis agar tidak serta merta mengekspolitasi tubuh wanita dalam tulisan-tulisannya. Pada cerpennya yang berjudul "Jangan Main-Main dengan Perempuan", Lan Fang menyuguhkan sebuah cerita seorang penulis yang tidak suka jika perempuannya hadir disisinya ketika sedang menulis karena sering melakukan intervensi akan apa yang akan ditulisnya. Karena ketidaksukaan itulah, perempuan itu dipasung selama lima tahun oleh si penulis. Namun entah bagaimana tiba-tiba perempuan itu hadir kembali di sisi si penulis dan bertanya "Apa kau menulis tentang perempuan lagi?". Kali ini perempuan tersebut menuntut agar di penulis menulis tentang laki-laki. Dan terjadilah debat kusir antara si penulis dan perempuannya. Dalam cerpen yang dituturkan secara surealis ini pembaca akan disuguhkan pada hal-hal berbau kengerian seperti mulut yang dijahit, lidah yang dipotong dan diawetkan dalam stoples, dan lain-lain, hal ini membuat cerpen ini menjadi menarik dan berbeda dengan cerpen-cerpen lainnya dalam buku ini. Dialog-dialog antara si penulis dan perempuannya yang menggugat eskploitasi tubuh wantia dalam tulisan-tulisan si penulis melebar hingga menyinggung kesetaraan gender dalam undang-undang perkawinan. Si penulis tetap pada pendiriannya karena ketelanjangan wanita dianggapnya menarik untuk ditulis, sementara si perempuan menuntut agar si penulis menulis pemikiran, ide-ide, semangat, kesakitan yang dialami oleh wanita, bukan ketelanjangannya!
Di bagian akhir buku ini ada pula cerpen menarik yang idenya diambil dari cerpen Bonari Nabonenar yang pernah dimuat di Jawa Pos. Cerpen Lan Fang yang berjudul "Kunang-kunang di Mata Indri" ini separuhnya merupakan cerpen Bonari yang digubah untuk tujuan berkolaborasi atas persetujuan Bonari. Secara memikat Lan Fang mencampurkan cerpen Bonari kedalam cerpennya sendiri sehingga menghasilkan sebuah kisah yang menarik mengenai seorang wanita yang sedang membaca cerpen kekasihnya tentang dirinya yang dimuat di sebuah koran Minggu.
Kelima belas cerpen-cerpen dalam buku ini dibagi kedalam 3 buah bab : Siang, Malam, Pagi yang mencerminkan cerpen-cerpen Lan Fang yang memang selalu menggambarkan suasana waktu. Masing-masing sub bab tersebut dihiasi oleh puisi –puisi berbahasa Inggris yang ditulis oleh Lan Fang kecuali puisi pada bab "Malam" yang ditulis oleh Hendry van duke. Kesemua cerpen-cerpen tersebut ditulis dengan gaya Lan Fang yang khas, kisah-kisah cintanya beragam, kadang cerpen-cerpennya terangkai dengan kalimat-kalimat lancar, kadang meliuk-liuk dalam mempermainkan kalimat-kalimat indah. Hal ini membuat buku ini kaya akan cerita cinta dan ragam dalam gaya penuturannya.
Hampir seluruh cerpen dalam buku ini mengisahkan cinta pada laki-laki yang salah dan berakhir dalam kepedihan, tentunya buku ini bukan dimaksudkan hanya untuk mengharu-birukan pembacanya dan mempersoalkan keburukan pria dalam hal kesetiaan pada pasangannya, melainkan setidaknya seluruh kisah yang ada di buku ini akan membangun kesadaran pembacanya bahwa cinta haruslah tiba pada saat tepat dan berlabuh di tempat yang tepat pula.
1.Orang yang mencintai kamu tdk pernah bisa memberikan alasan kenapa ia mencintai kamu yang ia tahu di matanya hanya ada kamu satu2Nya.
2.Kalau kamu sudah memiliki pacar atau kekasih ia tidak perduli, buat dia yang penting kamu bahagia dan kamu tetap impiannya.
3.Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, dimatanya kamu selalu yang tercantik/ganteng walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah berlebihan atau kamu merasa kegemukan :P.
4.Orang yang mencintai kamu selalu ingin tahu tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, ia ingin tahu kegiatan kamu.
5.Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan sms seperti "slmt pagi", "slmt hariminggu", "selamat tidur" walaupun kamu tidak membalas pesannya.
6.Kalau kamu berulang tahun dan kamu tidak mengundangnya setidaknya ia akan menelpon utk mengucapkan selamat atau mengirim pesan.
7.Orang yang mencintai kamu akan selalumengingat setiap kejadian yang ia lalui bersamakamu, bahkan mungkin kejadian yang kamusendiri sudah lupa setiap detailnya karena, saat ituialah sesuatu yang berharga untuknya.
8.Orang yang mencintai kamu selalu mengingat tiap kata2 yang kamu ucapkan bahkan mungkin kata2 yang kamu sendiri lupa pernah mengatakannya.
9.Orang yang mencintai kamu akan belajar menyukai lagu-lagu kesukaanmu, bahkan mungkin meminjam CD/cassette kamu, karena ia ingin tahu kesukaanmu, kesukaanmu kesukaannya juga.
10.Kalau terakhir kali kalian bertemu kamu sedang sakit mungkin flu, terkilir, atau sakit gigi, beberapa hari kemudian ia akan mengirim sms dan menanyakan keadaanmu. karena ia mengkhawatirkanmu.
11.Kalau kamu bilang akan menghadapi ujian ia akan menanyakan kapan ujian itu, dan saat harinya tiba ia akan mengirimkan sms "goodluck "untuk menyemangati kamu.
12.Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu ialah sesuatu yang biasa , tetapi itu ialah suatu barang yang istimewa buat dia.
13.Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat,saat sedang berbicara ditelpon dengan kamu,sehingga kamu menjadi bingung, saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah mengguncang dunianya.
14.Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada di dekatmu dan ingin menghabiskan hari2nya denganmu.
15.Jika suatu saat kamu harus pindah ke kota lain untuk waktu yang lain ia akan memberikan nasihat supaya kamu waspada dengan lingkungan yang bisa membawa pengaruh buruk bagimu.
16.Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.
17.Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal-hal yang konyol seperti menelponmu 100 kali dalam sehari, atau membangunkanmu ditengah malam,karena ia mengirim sms atau menelponmu.karena ia saat itu ia sedang memikirkan kamu.
18.Orang yang mencintai kamu kadang merindukanmu dan melakukan hal2 yg membuat kamu jengkel atau gila, saat kamu bilang tindakannya membuatmu terganggu ia akan minta maaf dan tak akan melakukannya lagi.
19.Jika kamu memintanya untuk mengajarimusesuatu maka ia akan mengajarimu dgn sabarwalaupun kamu mungkin orang yang terbodoh didunia!
20.Kalau kamu melihat handphone-nya maka namamu akan menghiasi sebagian besar "INBOX"nya.Ya ia masih menyimpan pesan dari kamu walaupun pesan itu sudah kamu kirim sejak berbulan2x bahkan bertahun2x yang lalu.
21.Dan jika kamu menghindarinya atau memberi reaksi penolakan, ia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupanmu, walaupun hal itu membunuh hatinya.
22.Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan ia akan ada disana menunggumu karena ia tak pernah mencariorang lain. Ya... ia selalu menunggumu.Adakah org yg memperlakukan kamu dgn cara2seperti di atas?Kalau ada, jgn pernah sia-siakan orgtsb... kmu akan menyesal melakukannya
D QUESTION IS...BENARKAH ??PADA POIN2 BERAPA KAMU SETUJU DANPADA POIN2 BERAPA KAMU TIDAK SETUJU...??
16/05/06
CHINA dan AMERIKA
04/05/06
International Mother Fucker (IMF)
Kira-kira begini akar permasalahannya
Ketenagakerjaan saat ini sudah menjadi pemandangan keseharian di berbagai negara, baik di negara maju apalagi di negara berkembang, baik yang menerapkan ideologi Kapitalisme dan Negara kita masuk didalamnya bahkan ada kecendrungan idologi Negara yang waktu Qoe SD sampai SMU katanya Pancasila (bukan bermaksud untuk mendukung Megawati dalam pidatonya kemarin yang menyatakan bahwa telah ada gerakan-gerakan untuk menggantikan idiologi kita sekarang (Koran kompas) Cuma memang hal ini merupakan realita yang ada sekarang). Contoh masalah tersebut antara lain berkaitan dengan makin sempitnya peluang kerja, angka pengangguran yang kian meroket, rendahnya kemampuan dan keahlian para pekerja, makin menganganya jurang antara pemilik modal (pengusaha) dan para pekerja, serta tingginya biaya hidup yang semakin tidak tertutupi oleh gaji yang diterima (semua tersebut ciri-ciri Negara kapitalisme)
Berbagai persoalan ketenagakerjaan itu berpangkal, paling tidak, pada dua hal:
Menyangkut kebijakan negara dalam bidang politik ekonomi dan hal ini yang perlu digaris bawahi. Kebijakan yang dibuat oleh penentu kebijakan dalam hal ini pemerintah itu terkait dengan masalah pemenuhan kebutuhan pokok serta upaya peningkatan kesejahteraan hidup rakyat. Masalah muncul manakala Pemerintah berlepas diri dari tanggung jawabnya memenuhi kebutuhan pokok rakyat tersebut. Banyak kebijakan Pemerintah justru sering menambah beban hidup bagi rakyat seperti kenaikan BBM, termasuk kenaikan harga elpiji. Kebijakan tersebut secara pasti akan menghantam pengusaha maupun para pekerja. Para pengusaha semakin dibebani oleh kenaikan biaya produksi, yang tidak jarang berakibat pada bangkrutnya perusahaan (terutama yang kecil dan menengah), yang segera diikuti dengan PHK besar-besaran. Adapun para pekerja semakin dibebani oleh pengeluaran biaya hidup yang meningkat, padahal gaji yang diterima tidak bertambah. Para pekerja akhirnya mengalami proses pemiskinan secara sistematis. Kapitalisme yang diterapkan di negeri ini memandang bahwa Pemerintah tidak wajib memberikan pelayanan kepada rakyat agar semua rakyat tercukupi kebutuhan hidupnya. Bahkan subsidi bagi pelayanan sosial dianggap tidak sehat bagi rakyat karena, kata si SBY, rakyat akan menjadi manja dan kurang mandiri. Masalahnya, salahkah jika rakyat dibuat sejahtera melalui dengan pelayanan dan jaminan sosial oleh Pemerintah, yang memang sudah merupakan hak mereka, dan sebaliknya menjadi kewajiban Pemerintah?
Yang kedua, menyangkut hubungan pengusaha dengan pekerja. Hal ini terkait dengan kontrak kerja antara pengusaha dan pekerja. Dalam suatu negara yang berbasis pada Kapitalisme sudah lazim bahwa setiap peraturan dan perundang-undangan selalu dipengaruhi oleh para pemilik modal. Mereka dapat bekerjasama dengan penguasa untuk mengeluarkan peraturan yang dapat menguntungkan mereka. Tentu, lobi mereka lebih ampuh, karena di tangan mereka ada 'fulus' (uang) yang bisa menghipnotis para pengambil kebijakan. Akibatnya, kebijakan yang dikeluarkan lebih berpihak kepada pengusaha ketimbang kepada rakyat kebanyakan, terutama kaum buruh.
Sebagai contoh, draf revisi UU No.13/2003 yang diajukan Pemerintah telah dipersiapkan oleh Bappenas dengan 'bimbingan' dari IMF (Internasional Mother Fucker) dan Bank Dunia. Memang sangat terasa, pasal-pasal yang ada dalam draf tersebut lebih mengangkat posisi pemilik modal (pengusaha) dan makin memerosotkan posisi para pekerja. Ini menjadi tanda bahwa perundang-undangan di negeri ini banyak dikendalikan oleh para pemilik modal besar, khususnya pihak asing. Produk perundang-undangan yang demikian ini 'dijamin' pasti menyengsarakan masyarakat.
Jelaslah akar persoalan perburuhan adalah cengkeraman sistem kapitalisme dan ketidakmampuan duet si SBY-JK dalam man”cintai” rakyatnya kayaknya sich lebih dicintai si Bush cs dan kloninya. Karena itu, tidak dapat disemaikan bibit kapitalisme di Negeri ini apapun appologinya dari si tuan-tuan besar kita. Sebab, telah terbukti sistem ini gagal memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyat. Sudah saatnya negeri ini menerapkan sistem ekonomi yang adil yang berlandaskan pada kesejahteraan rakyat dengan pengelolaan yang amanah dan profesional. Bahkan tidak hanya di bidang ekonomi, bidang lainnya seperti pendidikan, politik, sosial budaya, hukum, , dan sebagainya juga harus dibersihlkan dari virus Kapitalisme-sekular barat… Ingat kawan idiologi kapitalisme yang merupakan idiologi paling bobrok didunia ini ada dimana-mana…Waspadalah…kiamatlah IndonesiaQoe… mari sama-sama kita ucapkan innalilahi indonesiaQoe dan semoga pemerintahnya mendapat balasan yang setimpal yaitu neraka yang paling jahanam… Amin…
Sedikit catatan tentang kapitalisme sepengetahuan Qoe:
Kapitalime merupakan sebuah isme yang men”dikotomi”kan antara kaum borjuis/pemilik modal dengan pekerja. System ini telah banyak melahirkan malapetaka terhadap dunia akan tetapi malah terus tumbuh dan berkembang di berbagai Negara dunia.
Sejarah pertama mencatat bahwa isme ini lahir di Negara Eropa tepatnya kerajaan yunani yang pada saat itu telah melahirkan system feodalis dan dalam beberapa decade keduanya saling mengisi sehingga lahir kelas borjuis yang menjadi cikal bakal kapitalisme. Awalnya mendegungkan seruan kebebasan menyusul seruan nasionalisme kalau tidak salah di Prancis muncul aliran bebas yang diprakarsai oleh spiritual paus saat itu.
Adam smith seorang ekonom terkenal, David Ricardo seorang ahli pembagian hasil merupakan tokoh yang pemikirannya sebagai kristal lahirnya aliran kebebasan tersebut di Prancis. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa karya-karya mereka merupakan sebuah perubahan terbesar dunia yang pernah ada.
Revolusi industri juga telah membawa andil dengan penemuan mesin uap oleh James Watt dan mesin tenun sehingga semakin jauhnya jarak antara si pemilik modal dengan kaum pekerja atau manusia dengan mesin.
Berbagai dampak negative ditimbulkan oleh isme ini yang sepengetahuan Qoe dampak-dampaknya antara lain: intimidasi terhadap kaum pekerja dengan cara penjajahan oleh orang-orang berduit, monopolis, mengagungkan hak pribadi dan pemilik modal, tidak berprikemanusiaan, kejam, begis, boros dalam arti kapitalis memproduksi barang mewah dengan iklan besar-besaran yang mendominasi pasar karena hanya untuk mencari keuntungan pribadi tanpa peduli sesamanya, tidak bermoral, pengangguran, egoistic, tidak menghormati kepentingan umum atau orang dibawahnya, membawa malapetaka, kemiskinan dimana-mana, kalaparan bagi masyarakat, pembantaian karena akibat logis dari sekelompok yang ingin berkuasa, persaingan yang tidak sehat, matrealis, perampasan hak, pembayaran upah rendah, dan masih banyak lagi.
Maka dari itu apapun minumannya kapitalis tidak dibenarkan untuk tumbuh dan berkembang di Negara kita karena semua akibat yang timbul dari kapitalis sangat-sangat bertolak belakang dengan idiologi kita yang ada saat ini. Nasionalis skali… ha…ha..ha…
Tulisan ini lahir dari kebencian Qoe terhadap produk kapitalis dan apapun yang berbau kapitalis. Terus terang tidak dapat dipungkiri bahwa apa-apa yang telah kita nikmati saat ini mulai dari pakaian dalam sampai makanan siap saji dan sebagainya dan sebagainya merupakan hasil dari kapitalis itu sendiri yang telah menguasai dunia. Besar harapan agar citra dan ciri khas bangsa kita dapat dipertahankan selama hayat dikandung badan. He…he…he…gile bener konsepnya…
24/04/06
OH WAKIL RAKYAT-Qoe... TEGANYA DIRIMU
Sekarang situasinya tidak berbeda jauh. Rakyat masih merasakan berbagai kesulitan akibat naiknya BBM. Namun, suara wakil rakyat yang membela kepentingan masyarakat nyaris tak terdengar justru yang terdengar malah meloloskan UU Sumberdaya Air yang mengarah pada privatisasi. Mungkin mereka nanti nga sejalan dengan kehendak masyarakat tentang RUU APP dan Revisi UU Ketenagakerjaan...
Kenyataan seperti ini tidak dapat dilepaskan dari kekeliruan paradigma politik sekuler yang selama ini diterapkan. Berbicara politik dalam kacamata barat sekuler berarti berbicara kekuasaan. Artinya orang-orang yang berkiprah dalam dunia politik sekarang senantiasa memfokoskan agar senantiasa untuk meraih atau mempertahankan kekuasaan. Jika tidak dapat berkuasa, maka bagaimana kekuasaan itu dibagi-bagi. Sehingga terjadilah kompromi untuk sama-sama mempertahankan kekuasaan.
Muaranya adalah kepentingan. Sayang, kepentingan tersebut lebih didominasi oleh kepentingan pribadi atau kelompok/partai dengan mengatasnamakan konstituen partai. karena itu tidak mengherankan jika jorgan partai sekuler adalah " tak ada musuh abadi, tak ada teman abadi, yang ada adalah kepentingan abadi".
Berdasarkan paradigma tersebut, wajar jika partai sekuler lebih mengedepankan kepentingan. Wujudnya adalah kekuasaan, jabatan dan fasilitas....serta lainnya
he...he...he...jadi wajar saja kalau suara rakyat, suara teman-teman mahasiswa tidak didengarkan oleh bapak-bapak kita yang terhormat sekaligus terkutuk itu. Mungkin itulah salah satu penyebab "keterkukan" mereka dan tulisan ini adalah hasil pemikiran semalaman suntuk dalam kamar kostan oleh seseorang yang sudah tidak terlalu ekstrim dalam gerakan kemahasiswaan. Idealis sich tetap namun toch kita harus realistis dan sedikit "seksi" bermain dalam sistem yang ada sekarang. Keseimbangan antara idealis dan realistis itulah idiologi yang sekarang Qoe anut dan "seperdelapan" teman-teman sarjana yang ada sekarang. ada komentar?
11/04/06
AGAMA dan SAINS
Agama dan sains dinyatakan berkonflik sejak revolusi ilmiah oleh Copernicus, Kapler, dan Galileo. Copernicus memporak-porandakan pemahaman geosentris menjadi helisentris, Kepler menerangkan lebih lanjut lintasan planet-planet mengelilingi matahari, Galileo melengkapkannya dengan teleskop hingga otoritas gereja sendiripun membuktikan dengan mata kepalanya sendiri bahwa bumi itu bulat. Apa yang tersisa dari agama untuk mempertahankan diri dalam pergulatannya dengan sains saat itu?
Masyarakat yang dikuasai oleh otoritas gereja saat itu mulai mempertanyakan kebenaran sebuah institusi gereja, yang akhirnya sekularisasi terjadi sebagai bentuk tata baru kehidupan masyarakat, memisahkan wilayah sains dan wilayah agama. Sains menjadi lidah pembenar sedangkan agama hanya menjadi penutur moral, ritual dan semacamnya.
Sebelum lebih jauh, ada baiknya kita mengenali terlebih dahulu apa itu sains dan apa agama, agar presepsi kita tentang keduanya menjadi sama dan tidak simpang siur.
Sains menurut kamus Webster`s New Word Dictionary, kata "science" berasal dari bahasa latin "scire" yang berarti mengetahui. Secara bahasa, sains pada awal berarti data atau keadaan mengetahui, dan sering diambil dalam pengertian pengetahuan (Knowladge) yang dikontraskan dengan intuisi atau kepercayaan. Perkembangan maknanya kemudian menjadi pengetahuan sistematis yang bersumber dari observasi, kajian, dan analisis yang dilakukan untuk menentukan sifat dasar atau prinsip dari apa yang dikaji. Pengertian ini didasarkan pada nalar yang digunakan dalam memahami realitas yaitu nalar indrawi. Sedangkan agama menggunakan nalar wahyu sehingga untuk sampai kesana membutuhkan keimanan murni. Ketika sains berusaha menjelaskan data obyektif, umum dan berulang; agama berbicara masalah eksistensi tatanan dan keindahan dunia dan pengalaman seseorang seperti pengampunan, makna, kepercayaan, keselamatan. Ketika sains mempersoalkan pertanyaan obyektif "bagaimana:, agama mempersoalkan pertanyaan "kenapa" dalam pengertian tujuan, asal utama dan nasib. Ketika sains berorientasi pada koherensi logisitas dengan eksperimental, agama menyandarkan dirinya pada otoritas tuhan atau wahyu, ketika sains membuat prediksi secara komulatif maka agama menggunakan bahasa simbolik dan analogis.
Ketika Kawan-kawan mempertanyakan mengapa orang bisa hidup, mengapa bibit bisa tumbuh, mengapa ada gaya grafitasi? maka jawaban kita akan memunculkan peranan Tuhan didalamnya, sama ketika Newton ditanya apa sebab ada gaya grafitasi? ia menjawab itulah peran Tuhan. Tuhan muncul ketika ada pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh manusia (Tuhan dalam ketidaktahuan manusia). Tuhan akan menjadi bulan-bulanan sains dan ruang untuk-Nya semakin sempit. Tetapi Laplace tetap konsisten dengan kaidah sainsnya bahwa tidak akan ada sedikitpun hipotesis tentang Tuhan dalam sains.
Tetapi mengapa ada saintis yang beragama, boleh jadi disebabkan karena pemahaman pada prinsip keduanya tidak tuntas. Prinsip sains tidak diketahuinya atau prinsip agama yang tidak diketahuinya, atau boleh jadi...? banyak hal yang kita tidak ketahui.
Untuk menjawab hal itu semua maka perlu kajian khusus dengan pisau analisi yang kita gunakan adalah akal dan agama.
Ini cuma sedikit dari banyaknya konsep yang saya ketahui dan berdasarkan refensi dari bahan bacaan serta diskusi dengan kawan-kawan di HMI yang masih gigih memperjuangkan idealismenya sampai saat ini. ada yang mau komentar? ....
08/04/06
Majalah Playboy Perdana Indonesia

Saat ini seluruh bangsa indonesia berkabung lagi setelah mendengar berbagai media yang memberitakan beredarnya majalah dengan logo kelinci. kalau tidak salah logo kelinci digunakan pada majalah khusus ini karena memiliki konotasi humor seksual yang tinggi seakan urakan dan suka bermain-main. Qoe menyaksikan di televisi katanya Dewan Pers Indonesia sudah tidak punya nama lagi menyikapi soal peredaran majalah playboy Indonesia kata mereka sich menyatakan bahwa hal ini bukan menjadi kewenangan mereka lha yang jadi pertanyaan adalah jadi siapa donk? terlepas dari siapa adalah sebuah cermin kebobrokan budaya di negeri antabrantah ini. Kalau hal ini dibiarkan begitu saja tentunya akan menjadi sebuah bencana buat kita semua dari moyang sampai pada buyutnya. Keadaan yang bisa diterima di suatu tempat bukan berarti diterima ditempat lain kalau kita berbicara kultur sebut saja pabrik asal majalah ini yang berasal dari Amerika yang tak beradab ini tidak dapat diedarkan di negara kita. Mungkin ini? akh mudah-mudahan saja tidak persetan dengan mereka. kalian takan mungkin bisa...
Cucu..cuk...cuk....gile bener!!!
06/04/06
CINTA Cewek
Cinta Itu ... Nafsu
Cinta Itu ... Surga
Cinta Itu ... Neraka
Cinta Itu ... Tai
Cinta Itu ... Angan
Cinta Itu ... Sex
Cinta Itu ... Memberi
Cinta Itu ... Menerima
Cinta Itu ... Kemunafikan
Cinta Itu ... Dusta
Cinta Itu ... Penyesalan
Cinta Itu ... Doa
Cinta Itu ... Minta
Cinta Itu ... Gombal
Cinta Itu ... Dosa
Cinta Itu ... Ingkar
Cinta Itu ... Janji
Cinta Itu ... Palsu
Cinta Itu ... Jumpa
Cinta Itu ... Rindu
Cinta Itu ... Mimpi
Cinta Itu ... Miss Call
Cinta Itu ... SMS
Cinta Itu ... Antar
Cinta Itu ... Jemput
Cinta Itu ... Makanan
Cinta Itu ... Uang
Cinta Itu ... Biaya
Cinta Itu ... Jengkel
Cinta Itu ... Bodoh
Cinta Itu ... Bosan
Cinta Itu ... Sadis
Cinta Itu ... Tega
Cinta Itu ... Kejam
Cinta Itu ... Belai
Cinta Itu ... Toket
Cinta Itu ... Vagina
Cinta Itu ... Kiss
Cinta Itu ... Enak
Cinta Itu ... Asik
Cinta Itu ... Betah
Cinta Itu ... Sangka
Cinta Itu ... Cemburu
dan Cinta Itu Semua....
04/04/06
Setelah Sekian Lamanya Kumengacakinya
03/04/06
Puisi fifi Kamboja
01/04/06
Generasi XXX
Kira-kira menurut Ibnu Khaldul menyatakan bahwa orang yang kalah akan ikut dengan orang yang menang...Sekarang orang sudah tau bahwa ada yang namanya idiologi kapitalisme (paham yang menyatakan bahwa kendali kekuasaan berada dibawah orang yang memiliki modal) bahkan idiologi ini lebih parah dari perang senjata yang mana mendominasi kebudayaan di dunia ini tetapi bahkan mengheghegemoninya; yang paling parah mereka termaksuk kita tanpa ssadar telah mengikuti gaya hidup mereka apalagi dengan adanya media mereka yang setaiap detik dapat kita tonton. Dowson`s Creek, Melrose Plase, dan masih banyak lagi. Bahkan, di Rusia dan Beijing sendiri, sebuah iklan soft drink serasa menyentil mereka: Get The Real Thing. Secara idiologis kelompok "kiri ataupun "kanan" menyebutnya dengan semangat sex, sport, song dan smoke.
MTV, Mc Word, CNN, bahakan restoran siap saji yang menjadi sajian junk foot terlaris bahkan dosen-dosen kita yang dengan bangganya menyebarkan gaya hedonist.
Salahkan hal itu? tentu saja tidak. Permasalahannya adalah ketika orang telah dan akan terjebak didalamnya.Image. ya hal inilah yang menjadi kemasan kulit luar yang menghindari kekunoan kita. Namun sari pati yang terkandung didalamnya kurang dihayati. Jadi apakah salah orang-orang yang bertato, dugem, memakai baju "belum jadi" , memakai anting bagi kaum adam, serta bergaya hidup hedon. atau seperti temen-teman bilang biar ikut trend aja biar trus gaul. Justru inilah yang menjadi permasalah ketika kita hanya dan mau menerima budaya tersebut tanpa mempertimbangkan layak ataukah tidaknya bagi kita.
Malah berdasarkan kepala dan telinga kita ada kecendrungan barat untuk melirik ke timur sebut saja meditasi, tarian streeptes, musik etnis. Alangkah malunya kita sebagai orang Indonesia yang melihat begitu sedikitnya teman-teman muda kita yang pandai memainkan alat musik tradisional kita.
Akar permasalahan adalah Imege yang telah di "suntik"kan kepada kita melalui iklan, dan kata orang globalisasi. mungkin benar atau salah semua tergantung kita sebagai orang Indonesia. Tetapi mungkin benar bahwa generasi kita adalah generasi X yang resah gulana mencari eksistensi diri di tengah dunia yang semakin kecil ini. Mungkin.
Sebut saja Ravi Shangkar yang memainkan perannya sebagai orang dari Timur. Meski telah dituduh menjual diri keperadaban barat namun tetap terus memainkan misinya dengan memegang nilai-nilai timur. Bahkan, dia emnjadi guru George Harrison, sang gitaris The Beatles, dan menjadi tamu terhormat dalam "Woodstock 69".
Kalau saja kita bisa melihat barat sebagai kajian oksidentalisme (kajian yang dilakukan peradaban timur untuk kebudayaan barat), yang bisa kita kritisi dan sekaligus kita ambil manfaatnya, mungkin generasi kita tidak akan dikeruminin sampah-sampah peradaban yang mereka buang dan kita agung-agungkan. Andai saja.......? Why Not....
31/03/06
SEPI OH SEPI
Waktu trus berlalu dengan perlahan
Tak pernah ia hiraukan hati ini
Yang selalu gundah dan gulana
Sepi masih trus mengikuti
Walau hati ini telah berkata "bersedia"
Tapi jawaban tak pernah muncul jua
Membuat otak dalam lingkaran kepalaku berdenyut
Wahai sepi...
pergilah kau menjauh
Jangan kau iringi aku terus
Aku ingin kegembiraan itu datang
Bersamaku mengisi hari esok...
dimanakah Air?
pagi lagi-pagi lagi, saat ini Qoe cuma bisa bilang "gerah" Qoe mau mandi, gatallll!!!
30/03/06
SEPI
(by. Fifi selvia (fi3_fi3_gw_online@yahoo.co.id)
Qoe sangat-sangat terharu dengan sebaris makna yang tersipu malu di bawah persemayaman seseorang yang baru Qoe kenal di dunia maya sebut saja namanya fifi entah fifi siapa yang jelas Qoe nga tau kenampakan orangnya yang selalu nonggol di monitor ruang kerjaku dan katanya Qoe juga nongol di meja kerjanya di negara Kamboja; entah?...
fi` makasih ya udah kirimin fikar sebuah curahan hati lo... Qoe bisa rasain apa yang lo rasakan dan Qoe berdoa semoga apa yang fifi idamkan tercapai..Amin....
Makassar News
17/03/06
AKU INGIN PULANG
Belum genap menghitung mentari seperempat abad
namun deru kehidupan telah cukup menghempas tubuhku
letih....
kian tak bertenagaaku ingin pulang
mendekap malam dalam kedamaian
aku ingin pulang
adakah mata angin menunjukkan ku arah
kemana aku harus pulang?
ooh..rumah itu
dari jauh
kudedngar suara harmoni dari rumah itu
dari jauh pula
kudeengar suara canda mengiris jiwa
rumah dengan sejuta harap dan asa
yang terengkuh dariku
aku hanya mampu menatap rumah itu
tak kutemukan kunci rumah itu
HARI INI......
seharian cuman dikantor dan mengarungi ombak kantor panca
ya ada yang bilang "hey kau klo belum ... jangan pegang itu barang"
"tubuhmu kini kurus skali justru nga tidur sampe pagi kemudian pagi kerja lagi"
bahkan ortu bilangin klo nda usah kerja disitu untuk apa itu semua jikalau nanti sakit kenapa harus begitu kah? blom lagi sampai saat ini hasil dari perkerjaanmu belum terlihat!
pusing..pening...ngantuk..ber"mix" ria didalam tubuhku ini..
hah...biar orang bilang apa yang jelas saya ingin menunjukkan ke akuanku pada diriku sendiri setidaknya..
entah sebentar pulang istirahat ataukah ku tetap mati berdiri disini..
16/03/06
SARJANA

kini tak ada lagi tempat bertanya bagiku
bukankah dulu aku muak terhadap ini?
bukankah dulu aku ingin menerobos dinding ini?
bukankah dulu aku mengejar ini?
kini kau telah tiada
kampus, mace, dosen, serta kawan seperjuangan
ingat kawan...
perjuangan manusia melawan kekuasaan
adalah perjuangan ingatan melawan lupa
tak ada lagi tugas dan asistensi
tak ada lagi pena di saku baju
tak ada lagi tas dipinggang
tak ku dengar lagi lagu darah juang kita
tak ku dengar lagi teriakan orasimu
tapi...
kan ku kenang semuanya
sampai akhir hayatku
ku ingin tidur dalan terang
melangkah dengan kaki tegar
dan mengembara di rimba yang lapang
apakah tubuhku akan memar?
akh persetan dengan idealismemu.....
LUPA...?
BUKANNYA TAKA ADA RUANG UNTUKMU
BUKANNYA TAK ADA TAWA UNTUKMU
BUKANNYA TAK ADA TANGIS UNTUKMU
BUKANNYA TAK ADA DUKA UNTUKMU
BUKANNYA TAK ADA SUKA UNTUKMU
KARENA MASA KITA TELAH BERBEDA
KAU SUMBER INSPIRASIKU
ongol-Qoe...
SLAMAT JALAN KAWAN
02/03/06
SATU MARET DUARIBUENAM
28/02/06
dari kutipan "ternyata" Cha guefara
Tadi aku menerima email dari seseorang yang selalu kutemukan didunia maya sebut saja cha guefara; ia sedikit kecewa dengan sistem yang ada di negeri Antabranta yang katanya sudah double krisis yaitu ekonomi dan kepercayaan.mungkin ia lagi tidur skr ya....
Ok deh aku sedikit apa yang cha tulis tadi.
cha bilang negeri Antabranta kita diami entah kapan zamannya sudah pada terjadi krisis. Aku pribadi salut dengan uneg-uneg dari cha tadi..
jadi..ikh pengen ketemuan nich dengan cha guefara nich..salut..salut...masih ada ya orang seperti cha guefara di Negeri ini;
SHSHSH...
24/02/06
Ingin Ku Pinang Engaku dengan Air Maniku
Terminal Daya
MENYELUBUNGI KESUMAT HATI
SORAK SORAI AKU PATAHI JANJI
MASA MENYEMAT TERBAHAK GELI
TERUS TERANG AKU MENDENGKI
KARNA KAU TELAH PERGI
SANGAT KUSESALI INI...
SUNGGUH KUMENYESAL
UNTUK SI ONGOLKU
Perempuan dan Wanita
Perempuan menurut saya lebih mengarah ke Eksistensi seseorang yang mdari bentuk fisik mempunyai payudara, vagina dan sebagainya seperti halnya wanita. Tapi dikotomi yang terjadi antara wanita dan perempuan yaitu terletak dari penilaian saya dari sifat dan prilaku wujudnya..entah itu iner ataupun externnya. Sebenarnya perbedaan disini sangat tipis bahkan dapat dikatakan beda tipis setipis silet. Akh ngak jauh kok..Wanita tuch bisa diapain aja tapi klo perempuan tidak sembarang orang bisa menepatkannya. yang jadi pertanyaan adalah apa hal mendasar antara perempuan dan wanita.??Perempuan lebih menjaga dirinya dari kontaminasi luar dibanding wanita..Perempuan lebih mahal harganya karena harga seorang wanita hanya seharga sampho yang dipajang dikios-kios ataupun lainnya (analisis iklan di TV).
Perempuan lebih ku junjung tinggi dari seorang wanita apalagi kalo wanitanya mengandalkan buah dada yang menonjol keluar hingga puting tersebut terlihat olehh siapa aja...
Sudahkah anda menjadi seorang perempuan??
Wanita ada dimana-mana, di radio, TV, tempat ibadah bahkan semua ada selama sex tetap menjadi kebutuhan ataukan bukan halnya sex yang menjadi obsesi mereka tetapi ke aku an merekalah yang membuat hal ini terjadi...
23/02/06
Kamis 23 Febuari 2006
pulang makan gado-gado, tidur dan bangun jam satuan siang ...hi..hi...lngsung dech mandi dan kekantor yang Alhamdulillah cuaca agak mendukung tapi kayaknya diluar sana masih pada hujan trus..hujanmoko trus..
Panca oh Panca
SMUNSA PALU ALMAMATERKU
Keramahan warganya
Itu mnejadi ciri khas kami
Di sekolahkuaku ditempa untuk mewujudkannya
SMUNSA PALU Almamaterku
Lestarilah sekolahku
Lestarilah Indonesia
Kami siap tuk menjunjung nama baikmu dipundak
Terima kasih guruku
terima kasih skolahku
Jasa-jasamu tak kami lupakan
Kami berjanji setia...
Lestarilah oh lestari
SMUNSA PALU lestarilah
Lestarilah ooo.. ooo
KUPERSEMBAHKAN UNTUKMU
Terimalah Persembahan dariku mama
Entah apa kau perbuat kali ini
Mungkin tidur dalam kegelapan mataharimu ini
Yang tidak pernah menyinari tubuhmu yang kini memar
Kupersembahkan sedikit ini untukmu
Walau tubuhku ini menjadi apa nantinya
Terserah...ku akan persembahkan untukmu ...
Aku Ingin
sesederhana senyuman tersumbing..
oh tuhan enatah apa yang telah kuperbuat
Sabda dari Persemayamanku
-
Ada yang menarik dalam perjalanan kegiatan gw kali ini. Kegiatan rutin dan pengumpulan data kawasan sesuai Surat Perintah Kepala Balai gw d...
-
Bagi sebagian masyarakat PNS merupakan suatu pekerjaan yang di “dewa” kan. Seberapa besar sih gaji PNS? Gaji PNS dibagi berdasarkan golonga...
-
Ritual tengah malam yang membuat saya berselancar didunia maya mengarahkan saya untuk mencari tahu keunikkan Yahoo Masager, maklum semalam ...
-
Mendengar kata preman mungkin hati kita sedikit ciut. Preman yang selalu kita identikkan dengan seseorang yang bertubuh besar, seram, dan na...
-
Mengenal GPS 76CSx Saya merasa tertantang untuk mencari sendiri gimana sih pemakaian GPS Garmin Seri...

